Untuk memilih rumah bebas banjir memerlukan survei lokasi langsung saat hujan deras karena dengan kita survei kita bisa memeriksa elevasi tanah, serta menanyakan pernah ada riwayat banjir ke warga sekitar. Pastikan sistem drainase perumahan baik dan ada saluran pembuangan yang sediakan oleh pihak pengembang, ada atau tidaknya ketersediaan waterpone, cek peta rawan bencana, dan periksa kondisi fisik bangunan seperti tinggi pondasi dan adanya resapan air
Berikut ini tips untuk memilih rumah yang tidak banjir:
1. Survei Saat Hujan : Cara paling akurat adalah mengunjungi lokasi saat hujan deras untuk melihat apakah air menggenang, selokan meluap, atau akses jalan terputus.
2. Periksa Evelasi dan Kontur Tanah: Pilih lahan yang lebih tinggi dari area sekitar. Hindari area lembah atau dataran rendah.
3. Cek Jarak dari Sumber Air: Hindari rumah yang terlalu dekat dengan sungai, danau, atau saluran air besar untuk mengurangi risiko luapan.
4. Tanyakan Warga Sekitar: Tanyakan riwayat banjir, seberapa sering, dan ketinggian air yang pernah mencapai rumah atau jalan di kawasan tersebut.
5. Cek Sistem Drainase: Amati selokan di depan rumah. Pastikan saluran air lancar, tidak tersumbat, dan lebih dalam dari permukaan jalan.
6. Cek Peta Rawan Bencana: Periksa peta bencana dari lembaga resmi seperti BNPB untuk mengetahui zona rawan banjir.
7. Pilih Fisik Rumah Yang Tepat : Pilih rumah dengan pondasi yang tinggi dari muka jalan. Pastikan lingkungan memiliki ruang terbuka hijau atau resapan air (biopori).
8. Pertimbangkan Akses Menuju Perumahan: Pastikan tidak hanya rumahnya yang aman, tetapi juga jalan utama menuju rumah bebas dari genangan.
Team Redaksi Rumahkulaku